Tampilkan postingan dengan label Motivasiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasiku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Mei 2015

Artikel Tematik

Diposting oleh niken woropalupi di 11.12.00 0 komentar

⭐ SAHABAT BINTANG 5 ⭐

Saudaraku yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla,

Pernahkah anda membeli sebotol air mineral di sebuah warung kaki lima atau warung pinggir jalan?
Berapa harga untuk 1 botol dari sebuah warung dipinggir jalan? Mungkin kisaran 2000 - 3000 rupiah.

Lalu pernahkah kita membeli air mineral dengan volume yang sama di sebuah bandara? Berapa harga yang harus kita bayar? Mungkin kisaran 10.000 rupiah.

Lalu pernahkh kita membeli air mineral dengan volume yang sama di sebuah restoran hotel bintang 5?
Berapa harganya? Ternyata harganya melambung tinggi, mungkin kisaran 20.000 rupiah untuk 1 buah air mineral dengan volume yang sama.

Yang jadi pertanyaan lagi, apakah rasanya sama?

Ternyata sama... botolnya pun sama...

Lalu apa yang membuat harga air mineral tersebut melambung tinggi?

Jawabannya adalah LINGKUNGAN.

Ketika air mineral itu berada di kaki lima maka harganya pun kaki lima. Ketika air mineral itu berada di sebuah bandara maka harganya pun harga bandara. Jika air mineral berada di restoran bintang 5 maka harganya pun harga bintang lima.

Itulah ilustrasi sederhana tentang betapa pentingnya lingkungan bagi seorang muslim.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

"Seseorang itu di atas agama sahabatnya, maka perhatikanlah dengan siapa dia bersahabat dan berteman akrab." (HR. Abu Daud no. 4883 dan Tirmidzi no. 2378. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Agama kita di atas agama sahabat kita dan kita terpengaruh dengan lingkungan dan iman orang-orang disekitar kehidupan kita.

Apabila setiap hari kita bergaul dengan sahabat yang imannya kaki lima maka iman kita pun akan kaki lima..

Dan apabila setiap hari kita bergaul dengan sahabat yang imannya bintang lima maka iman kita pun akan bintang lima..

Maka perhatikan, dengan siapa dia bersahabat dan berteman akrab.

Sabda Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam yang lain:

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

Perumpamaan teman duduk yang baik dan teman duduk yang buruk adalah seperti bergaul dengan tukang minyak wangi atau bergaul dengan seorang pandai besi.

Adapun bergaul dengan penjual minyak wangi maka ada 3 kemungkinan yang akan terjadi:
⑴ Dia menghadiahkan minyak wangi kepada dirimu,
⑵ Atau engkau membeli minyak wangi darinya lalu engkau kenakan ditubuhmu,
⑶ Atau jika tidak mampu dari keduanya, setidaknya kita mendapatkan aroma wangi darinya.

Adapun bergaul dengan tukang pandai besi, maka kemungkinannya:
⑴ Percikan api akan mengenai bajumu dan akan membakarnya,
⑵ Atau kita akan terkena bau yang tidak enak untuk dihirup atau dirasakan darinya.

(HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Inilah ilustrasi yang diberikan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bahwa seorang manusia adalah insan yang lemah.

Dan salah satu bentuk kelemahannya adalah dia sangat terpengaruh dengan lingkungan.

Jika kita ingin menaikkan iman dan memuncakkan iman kita serta ingin menjaga keistiqamahannya maka bergaullah dengan sahabat-sahabat yang baik..

Bergaulah dengan orang-orang yang selalu mengingatkan kita untuk selalu berdzikir kepada Allāh..

Agar kita senantiasa ruku' dan sujud kepada Allāh..

Agar kita berusaha menjaga lapar dan dahaga dalam bingaki puasa kepada Allāh..

Jika kita bertemu dengan orang seperti itu, maka jagalah hubungan baik dengannya..

Karena Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan:

إِنَّ مِنَ النَّاسِ نَاسًا مَفَاتِيْحَ لِلْخَيْرِ وَمَغَالِيْقَ لِلشَّرِّ

"Sesungguhnya di antara manusia ada orang-orang yang keberadaan mereka sebagai kunci untuk pembuka (pintu) kebaikan dan penutup (pintu) kejelekan." (HR. Ibnu Majah, Al Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

Karena ada diantara manusia yang berfungsi seperti kunci untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan untuk mengunci pintu-pintu keburukan.

Saat bersamanya, kita memiliki semangat keimanan yang tinggi dan gairah untuk berdzikir kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Sungkan dan takut untuk berbicara yang didalamnya ada unsur kemaksiatan,

Jika bertemu dan mengetahui ada orang seperti itu, bergaullah dengan mereka, dekatkan diri kita dengan mereka, isi hidup kita dengan bergaul dengan mereka.

Bukankah yang membuat para shāhabat menjadi generasi terbaik adalah karena mereka berinteraksi dengan Nabi kita Shallallāhu 'Alayhi wa Sallam?

Mereka bergaul dan menghabiskan waktu bersama manusia terbaik, manusia yang imannya paling kokoh dan taqwanya yang paling memuncak.

Makanya tidak heran, Nabi berkata:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِى ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ..

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian setelah mereka dan setelah mereka lagi..” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Makanya tidak heran, para tābi'īn menghabiskan waktu dan bergaul dengan para shāhabat, dan para tābi'ut tabi'in bergaul bersama tābi'īn.

Saudaraku yang dirahmati Allāh,

Betapa banyak orang yang ingin berubah kepada kebenaran dan cahaya iman tapi ternyata mereka gagal melakukannya.

Kenapa?

Karena mereka tidak berani keluar dari lingkungan yang buruk dan penuh dengan kemaksiatan, bid'ah dan kesyirikan...

Akhirnya impian hanya tinggal impian. Dia tidak bisa memperbaiki kualitas hidupnya.

Dan betapa banyak orang yang mendapatkan hidayah iman, secercah cahaya kebenaran dan indahnya tauhid karena bergaul dengan orang yang bertauhid kepada Allāh dan menghidupkan sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dan semangat dalam mengisi waktu dengan beribadah kepada Allāh Jalla wa 'Ala.

Jangan lupa, ingatlah ilustrasi di awal pembicaraan kita,

Jika kita bergaul dengan seorang yang imannya kaki lima maka kita akan mengikuti iman tersebut.

Dan apabila kita bergaul dan bersahabat dengan iman yang bintang lima maka insyā Allāh kita akan lebih mudah memperbaiki diri kita, tentu saja dengan pertolongan, taufiq dan hidayah dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Semoga nashihat ini bermanfaat.

[Ust. Nuzul Dzikri, LC hafizhahullāh]


Sabtu, 11 Mei 2013

RESEP 1 : UNGKEP AYAM

Diposting oleh niken woropalupi di 23.57.00 0 komentar
Karna jarak antara warung makan dan rumah kami di komplek cukup jauh, sedangkan kami terkendala dengan transportasi yang ada maka mau tak mau kami harus bisa memasak sendiri^^. Inilah resep pertama yang kita bikin. Cekidot ya kawan-kawan. Jangan salah makanan ini kami yang bikin loo,, :)


BAHAN :
Ayam 1/2 kg dipotong 8 bagian
Garam 1 sdm
Bawang Merah 3 buah
Bawang Putih 1 siung
Ketumbar 1 sdt
Kunyit 2 cm
Kemiri 1 buah
Air 400 ml

CARA MEMBUAT :
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit dan kemiri.
2. Ayam yang sudah dipotong-potong tadi kemudian diremas-remas bersamaan dengan bumbu halus  tadi.
3. Masukkan kedalam wajan, tuangkan air. Rebus hingga air menyusut.
4. Goreng hingga matang. Angkat.





*next to Resep 2*

Bruno Mars - Marry You

Diposting oleh niken woropalupi di 22.40.00 0 komentar
It's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

Well I know this little chapel
on the boulevard we can go,
No one will know,Come on girl.
Who cares if we're trashed 
got a pocket full of cash we can blow,
Shots of patron,And it's on girl.

Senin, 16 Juli 2012

MEET AND GREET WITH ANDY ARSYIL RAHMAN

Diposting oleh niken woropalupi di 00.40.00 0 komentar
Hari ini memang sepertinya hari yang bersejarah bagi saya..

Karna bisa ketemu artis idola saya 'Andi Arsyil Rahman Putra' yang selama ini cuma bisa liat di televisi maupun layar lebar, tadi sore subhanallah saya bisa ketemu dan lihat langsung. Subhanallah sekali orangnya ganteng, murah senyum, rapi dan tinggi lagi... :)

Walau saya belum memiliki tanda tangannya (insya allah kapan2 :D) tapi masih beruntung saya mendapatkan fotonya.. hehe

Andi Arsyil jauh lebih cakep disini daripada saat ia main di Ketika Cinta Bertasbih,, hehe

Jadi kemaren itu dia akan talkshow tentang buku ketiganya yang berjudul "HOPE"....

Tapi berhubung kameranya kurang bagus jadi ya begini deh tapi hasilnya ya lumayan :)



           Andy Arsyil dari samping





















Lagi sibuk menandatangani buku nih.. Krna tadi saya datang tak terencana (iseng2 aja main ke BP)  jadi belum sempat punya bukunya deh :(



Tapi lumayan bisa dapat fotonya heheheh :)

Walau belum beruntung mendapatkan buku ketiganya secara gratis tapi alhamdulilah dapat hadiah tas dari panitia :)

Minggu, 15 Juli 2012

***ALLAH DAN ORANG TUA ITU SEHATI (True Story)***

Diposting oleh niken woropalupi di 23.01.00 0 komentar

Cerita ini adalah kejadian asli yang saya alami 3 tahun yang silam. Suatu keadaan dimana saya baru menyadari betapa pentingnya ridho orang tua sebelum kita melakukan sesuatu..

***


Kejadian ini bermula saat saya mulai beranjak kelas 3 SMA. Ketika itu saya ingin sekali naik motor berhubung teman-temanku banyak yang naik motor saat itu. Apalagi di sekolah nanti (waktu mau masuk semester 6) ada bimbel dalam rangka memperdalam materi ujian nasional, dan itu sampai sore. Maka ku niatkan bilang ke orang tua untuk dibolehin naik motor. 

Ayah saya ngebolehin saja tapi sayang ibu tidak ngebolehin. Entah apa yang membuatnya tidak rela aku naik motor, akhirnya kubujuk ibuku dengan berbagai cara. Akhirnya dibolehin walau sebenarnya ibu saya kurang ridho jikalau sekolah nanti naik motor. 


Kamis, 12 Juli 2012

Bermimpilah! Memeluk Bulan Sekalipun....

Diposting oleh niken woropalupi di 08.56.00 0 komentar

“Bermimpilah! Memeluk bulan sekalipun. Bermimpilah! Karena mimpi adalah cermin kehidupan. Bermimpi adalah awal sesuatu untuk menjadi nyata. Takkan ada yang menyalahkanmu karena mimpi, tak pernah ada yang salah juga dari sebuah mimpi. Bermimpilah, dengan sempurna, lalu ubahlah menjadi kenyataan!” – Oki Setiana Dewi


“Bermimpilah!! Meski memeluk bulan sekalipun...”
Kalimat kiasan yang terkadang bebarapa orang merasa kontra dengan pernyataan tersebut, lalu seraya berkata “mimpi jangan tinggi-tinggi, entar kalau jatuh..sakit!!” atau “kalau enggak kesampean entar kecewa” hehehe J

Tapi menurutku,,,
Bukan mimpi namanya jika tidak tinggi..
Dan bukan mimpi namanya jika biasa-biasa saja..
Jika ingin menjadi orang biasa maka lakukanlah hal yang biasa-biasa saja...
Dan jika ingin menjadi orang yang luar biasa maka lakukan juga hal yang luar biasa!

Kejadian waktu itu memang sempat membuat semangat saya berkobar – kobar. Bagaimana tidak?

Jum’at ( 29/06/2012) pagi itu kami ada kegiatan rutinitas (bimbingan) di BMKG Pusat. BMKG pusat adalah instansi kami nantinya. Kebetulan pembimbing saya adalah Ketua Pusat Penelitian  dan Pengembangan, yaitu suatu organisasi yang mengumpulkan hasil-hasl karya tulis baik dari pegawai maupun taruna. Berhubung kunci ruang rapat belum dibuka maka kami dipersilahkan masuk ke ruangan beliau.

Alangkah kagetnya kami menliah ruangannya : subhanallah, bagus bangettttt,,, kursinya empuk, berkarpet, meja dan kursinya bagus, ada televisi layar datar, ada sofa dan mejanya yang dipenuhi dengan minuman dan makanan, dan yang lebih WOW lagi ketika kami menelongok keluar jendela..

SUBHANALLAH…. Aku tak henti-hentinya heran. Kota Jakarta dilihat dari lantai 8 ternyata sungguh menarik. Gedung-gedung tingginya, jalan nya, dkk sungguh indah. Terlebih lagi MoNas yang emasnya sungguh ‘menthor-menthor’ (berkilau). Yah ampun, emakin mimpi saya berkobar-kobar. Jarang-jarang kana da taruna bias masuk ruang kapuslitbang? dan ga ada salahnya juga kan kalau aku bermimpi?

Semakin menggebu-gebu menjadi seseorang yang sukses…

Semakin ingin mengejar mimpi itu menjadi kenyataan….

Semakin ingin menjadi penerus tempat duduk panas itu…..

Semakin ingin membuat orang tuaku bangga atas kesuksesanku….

Semoga mimpiku ini menjadi kenyataan dan semoga Allah dan orang tuaku selalu meridhoi perjalanan hidupku. amin   


bermimpilah, Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu (Andrea Hirata - Sang Pemimpi)

BERSYUKUR, WHY NOT?

Diposting oleh niken woropalupi di 08.02.00 0 komentar
Suatu hari yang cerah di kota Metropolitan, aku dan ketiga temanku sedang menuju BMKG Pusat guna menjalankan rutinisa mingguan kami : BIMBINGAN. Rutinitas menjelang seminar minggu ini memang sudah terbilang sibuk karna sebentar lagi tugas akhir akan dikumpul.

Setelah sampai di sana tiba-tiba kami merasa lapar karna sejak pagi tadi belum makan, akhirnya kami makan di penjual kaki lima di depan BMKG. Baru beberapa menit aku makan terdengar suara anak kecil, idak jauh dari tempat saya duduk : "Pak, mau disemir nggak?"

Tersentak saya melihat pemandangan itu, dua orang anak kecil tukang semir sepatu asongan sedang sibuk menyemir . Ya Allah, tiba-tiba aku mulai miris. Tiba-tiba aku  teringat akan kedua orang tua aku.

 

niken woropalupi Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea